Teknologi SMS untuk Sistem Informasi Pasar

Selain teknologi internet, sistem short messaging service atau yang lebih kita kenal dengan istilah sms, dapat juga dimanfaatkan untuk mendukung akses petani terhadap sumber informasi produksi maupun pemasaran. Dengan bermodalkan sebuah handphone (hp), salah seorang anggota dalam kelompok tani dapat ditugaskan untuk selalu memberitahukan rekan yang lain mengenai update / perubahan harga produksi dan harga jual produk pertanian secara periodik. Hal tersebut tidak lah sulit untuk dilakukan. Cukup dengan memberikan nomor handphone seluruh anggota kelompok kepada salah seorang yang ditugaskan. Apalagi dengan fitur group kontak yang sudah tersedia disemua merek hanphone saat ini, mengirim sms ke banyak orang sekaligus sangatlah gampang.

Baca lebih lanjut

Iklan

e-Learning Strategy

E-Learninge-Learning merupakan alat yang cukup efektif bagi sebuah organisasi, perusahaan maupun institusi untuk meningkatkan skill dan kemampuan para anggotanya. Namun hal tersebut juga bias menjadi bencana besar jika tidak dikelola dengan baik. Sehingga sumber daya begitu besar yang telah dikeluarkan untuk membangun sistem tersebut hanya terbuang percuma.

Oleh karena itu, dalam merencanakan sebuah sistim e-Learning kita harus dapat melihat, baik dari sisi eksternal maupun internal organisasi tersebut, agar semakin relevan saat implementasinya, dan tujuan e-Learning dapat berjalan secara efektif dan efisien, serta sukses untuk di masa yang akan datang. Tentu saja, keberhasilan adanya e-Learning tidak hanya mencakup kesesuaian antar literatur proses bisnis organisasi, tetapi juga tepatnya penggunaan teknologi yang bias dikatakan bagian utama dari proses pembelajaran secara e-Learning ini.

Dari sisi internal, para developer harus mengetahui respon user, seberapa besar mereka memiliki keinginan untuk mempelajari hal yang baru dengan menggunakan sistem e-Learning ini. Biasanya dapat dipancing dengan beberapa pertanyaan mendasar atau dengan menyebarkan poling dan angket untuk mengetahui persis keinginan dari si user. Apabila hasil analisis tersebut mendukung adanya e-Learning, maka kesimpulan sementara harus mengacu pada persyaratan organisasi secara keseluruhan.

Baca lebih lanjut