Internet Business Prospects

The number of local websites and contents are still very limited compared to the number of Internet users in Indonesia. As of June 2010, only two local websites were included in the top 10 sites visited in Indonesia.

Coolfounders.com

Peluang begitu terbuka lebar untuk mengatasi salah satu penyakit Indonesia yang tak kunjung sembuh. Yap, “Pengangguran”. Penyakit ini seolah tak pernah bisa disembuhkan oleh pemerintah yang tampaknya sudah semakin nyaman dengan keadaan mereka yang berkecukupan dan menganggap bahwa semua rakyatnya bernasib yang sama seperti mereka.

Sudah saatnya kita mencoba untuk menciptakan lapangan pekerjaan, bukan lagi mencari pekerjaan. Ayo kita bangkit bersama.

Membangun sebuah toko online berbasis open source

Tak dapat kita pungkiri lagi bahwa saat ini internet sudah menjadi bagian dari sebagian kehidupan masyarakat kita. Meskipun indonesia masih dikategorikan kedalam negara berkembang, jumlah pengguna Internet di negeri ini tidak dapat dibilang kecil. Tengok saja dari tulisannya om romi tentang online personal branding yang mengatakan bahwa ” Jumlah pengguna Internet di Indonesia, menurut data terakhir dari Internet World Stats, mencapai 25 juta orang. Rangking Indonesia untuk jumlah pengguna Internet setara dengan Spanyol, dan jauh meninggalkan negara tetangga kita seperti Philipina, Malaysia dan Vietnam. Dukungan total dari 25 juta pengguna Internet, lebih dari cukup sebagai syarat minimal untuk maju menjadi calon RI-1. Sesuai dengan UU Pemilu yang mensyaratkan bahwa calon presiden harus mendapat dukungan minimal 25% suara nasional (sekitar 23.9 juta) “.

Nah, dengan dasar tersebut dapat dilihat betapa dahsyat dan besarnya pengguna makhluk yang bernama internet tersebut. Dari hanya sekedar bersendau gurau, saling berkenalan, mencari ilmu bahkan sampai berbelanja pun dapat kita lakukan melalui internet. Untuk hal yang terakhir inilah (berbelanja) yang saat ini sedang gencar di lirik oleh para pengusaha, baik skala kecil, menengah dan besar sekalipun. Bagaimana tidak, dengan modal yang relatif lebih sedikit (karena tidak memerlukan tempat untuk berjualan) dari pada cara berdagang konvensional, seseorang dapat menawarkan produknya sampai ke pengguna yang berada di belahan benua yang berbeda sekalipun. Sedangkan untuk para pebisnis yang telah jalan, juga dapat menambahkan fitur online store ini untuk lebih mengembangkan market yang ada.

Baca lebih lanjut

Pixie tiny designer

pixie_boxBagi para designer,  pastilah akan selalu berhadapan dengan yang namanya warna dan pewarnaan.  Dimana pemilihan dan penggabungan objek yang bernama warna tersebut akan menghasilkan suatu perpaduan yang menarik untuk dipandang mata. Namun ada suatu ciri khas lain bagi para designer web. Selain harus berpusing – pusing ria pada saat memilih warna mana yang akan digunakan didalam design, mereka juga akan dipusingkan dalam mencari nama lain dalam bentuk kode dari warna yang telah dipilih tadi alias RGB (red green blue) code. Tau kan kode rgb ?, itu lho yang biasa dipakai dalam penulisan css ( ex : #FFFFF untuk merepresentasikan warna putih. )

Nah bagi yang suka bermain – main dengan tu kode, ada sebuah program kecil yang cukup membantu. Apa itu ? tentu saja sesuai dengan judul posting kali ini, Pixie. Pada saat tulisan ini di buat pixie yang dapat di unduh telah mencapai versi 3.1. Untuk lisensi penggunaan program, gak usah takut. Karena program ini sama sekali free alias gratis tis tis, Walaupun bukan opensource.

Cara pemakaiannya pun cukup mudah. Tinggal jalankan saja si pixie, setelah itu cukup mengarahkan pointer mouse ke warna yang ingin diketahui kodenya. Untuk mendapatkan kode rgb dari warna tersebut cukup menekan tombol Ctrl+Alt+C (secara otomatis kode rgb akan di salin kedalam clipboard, dan untuk mengeluarkannya pada editor lain tinggal menekan tombol Ctrl+V). Selain kode rgb / html, pixie juga menyediakan informasi kode warna lainnya seperti : HEX code, CMYK dan HSV.

Semoga Bermanfaat.

Ketika om gugel menerapkan teknik SEO

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, gugel telah menjadi trenseter para developer web saat ini. Mereka berlomba lomba untuk mengikuti aturan dan standar yang tidak jelas asal muasalnya, agar web mereka bisa nangkring di halaman depan rumah om gugel.

Nah, bagaimanakah kiranya jika om gugel harus mengikuti aturan yang telah dibuatnya sendiri untuk menaikkan peringkat rumahnya ;)) . Bakalan seperti apa yah jadinya situs gugel setelah di permak menggunakan teknik SEO ? . Silahkan di plototin ndiri yah 😀

ada di mari ni : http://www.meangene.com/google/design_for_google.html

warning : just for joke only 😛

IPv6

IPv6Perkembangan Internet dan network akhir-akhir ini telah membuat Internet Protocol (IP) yang merupakan tulang punggung networking berbasis TCP/IP dengan cepat menjadi ketinggalan zaman, saat ini berbagai macam aplikasi yang menggunakan Internet, diantaranya transfer file (ftp), surat elektronik (e-mail), akses jarak jauh (remote access), Multimedia menggunakan Internet, dan lain sebagainya.

Perkembangan ini telah membuat terlampauinya kapasitas jaringan berbasis IP untuk mensuplai layanan dan fungsi yang diperlukan. Sebuah lingkungan seperti Internet membutuhkan dukungan pada lalu-lintas data secara real-time maupun fungsi sekuriti.

Kebutuhan akan fungsi sekuriti ini saat ini sangat sulit dipenuhi oleh IP versi. Hal ini mendorong para ahli untuk merumuskan Internet Protocol baru untuk menanggulangi keterbatasan resource Internet Protocol yang sudah mulai habis serta menciptakan Internet Protocol yang memiliki fungsi sekuriti yang reliability.

Motivasi utama untuk mengganti IPv4 adalah karena keterbatasan dari panjang addressnya yang hanya 32 bit saja serta tidak mampu mendukung kebutuhan akan komunikasi yang aman, routing yang fleksibel maupun pengaturan lalu lintas data.

Baca lebih lanjut

Internet apa internet ?

Internet apa internet ?
Serupa tapi tak sama .. 😀 apa hayo ? yang tau ngacung …
*beda huruf depan nya jan, yang satu besar yang satu kecil* (gubrak … 😀 )

Istilah internet mungkin sudah sangat sangat lazim dalam bahasa indonesia. Meskipun sebenarnya di istilah ini merupakan pinjaman serapan dari bahasa asing. Namun yang menjadi masalah disini sebenarnya adalah tata cara penulisan (lebih tepatnya pemilihan) menurut kebutuhan dari dua istilah di atas. Internet ato internet ?

Baca lebih lanjut