Senang tapi Sedih

admob-by-google-logoPagi ini dikantor sebelum memulai aktivitas pekerjaan rutin, saya membuka internet banking. Maksud hati ingin mengetahui jumlah saldo yang masih tersisa. Maklum nasib pekerja yang gajinya dua koma (baru tanggal dua sudah koma). Sewaktu mengecek mutasi transaksi, tetiba saja melihat ada yang ganjil dimutasi paling terakhir, tapi letaknya dibagian kredit (asik ada transferan, tapi dari siapa yah? ). Perasaan sih belum gajian lagi. Tidak ada kabar berita juga dari siapapun yang akan mengirim duit kesaya.

Dicek dibagian keterangan transaksi ternyata ada tulisan begini “PUBLISHER PAYOUT ADMOB INC”. Seketika itu juga yang tadinya senang bercampur dengan sedih. Kenapa jadi sedih ?. Ini berarti akun admob saya sudah tidak aktif lagi (hiks). Jadi begini ceritanya. Sekitar 2/3 bulan yang lalu, yang punya akun adsmob pasti dapat pemberitahuan, bahwasanya semua akun akan digabungkan dengan akun adsensenya mbah gugel. Beberapa kali saya coba integrasikan selalu gagal. Penyebabnya beberapa akun google yang saya punyai, adsensenya kena “banned” semua. Padahal saya tidak melakukan pelanggaran apapun. Pernah banding, tapi ditolak dengan jawaban yang cuma diarahkan ke FAQ mereka. Batas waktu migrasi sampai bulan agustus kemarin.

Dikarenakan ketidak berhasilan saya melakukan migrasi, sepertinya mereka menutup akun admob saya. Makanya sisa penghasilan yang saya dapatkan dikirim langsung kerekening walaupun belum mencapai batas payout $100. Seingat saya sisa earningnya paling sekitar $40. Yah, begitulah. Rencananya mau coba bikin akun baru saja. Tapi nunggu ide aplikasi mobilenya beres dulu :))

Privasi di Ponsel Pintar

Mungkin sebagian dari kita banyak yang tidak sadar dengan metode yang diterapkan oleh ponsel pintar untuk mengcollect data penggunanya pada masa sekarang ini. Rata2 pada saat pertama kali menghidupkan ponsel yang kita beli, biasanya kita akan diminta untuk menambahkan akun yang terdaftar divendor sang pembuat ponsel. Akun tersebut digunakan untuk mensinkronisasi semua data yang terjadi. Segala aktivitas yang kita lakukan di ponsel tersebut akan disimpan dalam basis data yang mereka punyai. Ya, secara tidak langsung kita bisa menyebut bahwa semua aktivitas yang kita lakukan di ponsel pintar yang kita miliki, si vendor ponsel pun akan mengetahui dan lebih hebatnya lagi merekam semua kejadian yang kita lakukan tersebut selama kita terhubung dengan internet.

Tidak percaya ? wajar saja. Saya pertama kali juga tidak mengetahui hal ini. Bagi Anda pengguna ponsel pintar dengan sistem operasi Android, Sila coba buka tautan berikut ini. Login lah dengan menggunakan akun yang sama dengan yang terdaftar di ponsel pintar Anda.

Sudah mencoba ? Apa yang bisa dilihat dari sana ?. Ya, Jikalau anda mengaktifkan sensor lokasi (GPS) pada ponsel pintar Anda, maka si empunya android alias mbah google, telah merekam semua tempat yang kita kunjungi didalam database mereka. Bahkan mereka pun mengetahui kemana saja kita selama sebulan bahkan setahun belakangan ini yang notabennya kita sendiri mungkin lupa detil perjalanan kita selama itu.

google-map-history

Ngeri sekali bukan ? Memang kalau dilihat dari segi privasi, sepertinya sudah tidak ada lagi tempat yang kita kunjungi yang tidak tercatat. Kecuali anda mematikan ponsel Anda selama menuju ketempat tersebut sampai Anda kembali lagi. Atau cara yang sederhana, matikan fasilitas yang tidak diperlukan jika tidak digunakan. Seperti menonaktifkan sensor lokasi jika tidak menggunakan applikasi yang membutuhkan sensor tersebut. Atau cara yang paling ekstrem adalah kembali lagi menggunakan feature phone yang hanya mempunyai fungsi untuk telpon dan sms saja. Semua terserah Anda 😀

Filosofi Karir Google

  1. Anda bisa serius tanpa kemeja dan dasi
  2. Anda bisa menghasilkan uang tanpa harus menjadi iblis
  3. Fokuskan semua pada user, yang lainnya kan mengikuti
  4. Anda tidak perlu berada di meja untuk mendapat jawaban akan sesuatu
  5. Lakukan satu hal saja, tapi lakukan dengan sangat baik
  6. Akan selalu ada tambahan informasi di luar sana
  7. Cepat itu lebih baik daripada lambat
  8. Cintai keragaman
  9. Dukung demokrasi dalam dunia maya, kompetitor seperti Facebook dan Twitter membuat Internet semakin ramai
  10. Miliki 20% dari waktu kerja untuk diri sendiri
Repost from agan Ali Hanifa.

Google Error

gugel-error

Beberapa hari yang lalu ketika sedang asik dengan pertapaan di dunia internet yang super dueper lemot tak lebih cepat dari pada siput berjalan (halah), tidak disangka terjebak kedalam sebuah keganjilan. Walaupun sebenarnya tidak berpengaruh apa-apa terhadap kegiatanku untuk menimba ilmu kanuragan yang belum seberapa di dunia maya itu, tapi hal ini baru pertama kalinya kualami sendiri

Disaat sedang intense melakukan persemedian bersama mbah Google, tiba tiba saja, si mbah berwasiat dengan lantangnya kepada semua murid yang sedang bersemedi. Spontan smua kaget dengan penuh serius, apakah gerangan wasiat yang akan disampaikan oleh mbah.

Si mbah dengan gagah perkasa berwasiat bahwa setiap tempat yang kalian tanyakan kepada mbah, mungkin berbahaya bagi kelangsungan hidup kalian. Saya pun spontan membantah, “kenapa bisa begitu mbah ?” dan si mbah tetap menjawab dengan hal yang sama. Entah apa yang merasuki pikiran mbah Google pada saat itu, tak ada satupun yang tahu. Biarlah hal tersebut menjadi kenangan bagi yang mendapatkan wasiatnya :p

nb : cerita diatas hanya didramatisir, penulis tidak bertanggung jawab jika si mbah Google nantinya ngambek (lho ?) ;))

Ketika om gugel menerapkan teknik SEO

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, gugel telah menjadi trenseter para developer web saat ini. Mereka berlomba lomba untuk mengikuti aturan dan standar yang tidak jelas asal muasalnya, agar web mereka bisa nangkring di halaman depan rumah om gugel.

Nah, bagaimanakah kiranya jika om gugel harus mengikuti aturan yang telah dibuatnya sendiri untuk menaikkan peringkat rumahnya ;)) . Bakalan seperti apa yah jadinya situs gugel setelah di permak menggunakan teknik SEO ? . Silahkan di plototin ndiri yah 😀

ada di mari ni : http://www.meangene.com/google/design_for_google.html

warning : just for joke only 😛