Backyard Garden

Biar kerenan dikit, sekali-kali judulnya kita buat pake bahasa inggris lah ya 😀 . Kalau diartikan ke bahasa Indonesia, artinya ya “kebun dihalaman belakang”. Kebetulan di rumah yang baru ditempati ada sedikit halaman kosong yang tersisa. Sedikit dibagian depan. Ukurannya gak gede2 amat sih, kalau diperkirakan ukurannya paling 5×2 meter persegi saja. Dan secuil lagi di teras belakang yang terletak di lantai 2 tempat jemuran. Sebenarnya disamping rumah ada tanah kosong yang cukup luas, tapi tanahnya bekas timbunan brangkal, isinya batu semua. Untuk berkebun disana paling harus pake teknik Raised Growbed. Lumayan butuh modal, jadi Ntar dulu aja deh.

Dengan niat untuk mengisi kegiatan setiap akhir pekan, jadilah dua halaman yang sempit tadi saya pergunakan untuk menanam beberapa sayuran favorit macem kangkung, bayam, sawi, cabe, tomat, dan terong. Ada juga beberapa tanaman merambat seperti kacang panjang dan buncis. Biar bisa tanam dalam jumlah banyak, selain saya tanam ditanah, sebagian lagi saya tanam dengan mempergunakan pot, kaleng bekas, dan botol minuman bekas 😛 . Oh ya, ada juga yang saya tanam dengan mempergunakan sistem aquaponik (mirip sistem hidroponik, tapi memanfaatkan ikan sebagai penyedia larutannya).

Baca lebih lanjut

Iklan

Rasa Baru

KI_bannerBelakangan ini sering banget melihat iklan produk yang paling dicintai anak kos-kos an di televisi :D. Yup apalagi kalau bukan Ind*M*e. Di iklan tersebut mereka mengeluarkan dua rasa varian yang baru dengan tag line “Kuliner Indonesia”. Varian rasa baru tersebut adalah Dendeng Balado dan Soto Lamongan. Sebagai orang minang tentu saja saya lebih penasaran dengan varian yang pertama. Dulu sewaktu mengeluarkan varian produk dengan rasa rendang, lumayan mendekati dan cocok dilidah saya.

Setelah mencari dibeberapa tempat, sepertinya distribusinya belum sampai ke toko kecil dan mini market. Disupermarket juga masih langka. Kalaupun ada mereka lebih menyukai untuk menyimpannya terlebih dahulu untuk menghabiskan stock lama. Dari pada penasaran rasanya seperti apa, akhirnya berkreasi sendiri. Kebetulan dikulkas masih ada sisa daging idul adha kemarin. Dan, inilah indomie goreng rasa dendeng balado versi saya :)) Baca lebih lanjut

Mengatasi Masalah Shutdown pada Win 8 setelah Update Regular

Barangkali ada yang menemui masalah yang serupa dengan saya ini. Ketika setelah selesai update, si windows 8 atau 8.1 tiba-tiba saja ngambek dan tidak mau dimatikan. Gejalanya adalah: ketika kita mengirimkan perintah untuk dimatikan alias shutdown, sistem operasi ini hanya akan mengembalikan kita ke halaman login screen. Lah disuruh matiin, malah disuruh login lagi, piye toh iki ~X( . Jika kita login lagi yang ada malah balik lagi ke desktop.

Nah bagi yang merasakan atau menemukan gejala tersebut di komputer PC maupun laptop Anda, berikut cara yang telah saya cobakan di laptop saya sendiri untuk menanggulanginya : Baca lebih lanjut

Halal-Haram Binatang menurut 4 (Empat) Imam Mazhab

No. Nama Hewan Pendapat 4 (Empat) Imam Mazhab
Hanafi &

Alasannya

Malik &

Alasannya

Syafi’i &

Alasannya

Hambali &

Alasannya

1. Angsa halal

binatang ternak

halal

binatang ternak

halal

binatang ternak

halal

binatang ternak

2. Anjing haram

bertaring

halal haram

bertaring

haram

bertaring

3. Anjing hutan haram Haram Halal

Bukan buas

Halal

Bukan buas

4. Anjing laut haram

hidup di dua alam

Halal

Hewan laut

haram

hidup di dua alam

haram

hidup di dua alam

5. Ayam halal

Qs.al-Maaidah:1

halal

Qs.al-Maaidah:1

halal

Qs.al-Maaidah:1

halal

Qs.al-Maaidah:1

6. Babi haram

Qs.al-Maaidah:3

haram

Qs.al-Maaidah:3

haram

Qs.al-Maaidah:3

haram

Qs.al-Maaidah:3

7. Badak halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

8. Banteng Halal

hewan buruan

Halal

hewan buruan

Halal

hewan buruan

Halal

hewan buruan

9. Bebek halal

binatang ternak

halal

binatang ternak

halal

binatang ternak

halal

binatang ternak

10. Bekicot haram halal
11. Belalang Halal

hadits shahih

Halal

hadits shahih

Halal

hadits shahih

Halal

hadits shahih

12. Belatung Haram,

setelah ditiup rohnya

Wajib dipisahkan

dari makanan, bila tidak bisa

dan sedikit boleh dimakan

Yang lahir dari makanan

boleh dimakan dengan

syarat dimakan dengan

makanan dan tidak mengubah bau, rasa, dan warna

Sama dengan pendapat Imam Syafi’i
13. Belut haram Halal

Hewan air

Halal

Hewan air

Halal

Hewan air

14. Beruang haram

buas dan bertaring

Halal

Selain yang bertaring

haram

buas dan bertaring

haram

buas dan bertaring

15. Biawak Haram

ada haditsnya

Halal

Tidak ada larangan

Halal

ada haditsnya

Halal

ada haditsnya

16. Bighal (dari keledai) mengikuti induk betina mengikuti induk betina Haram

Qs. An-Nahl:80

Haram

Qs. An-Nahl:80

17. Buaya Haram

sering makan manusia

halal Haram

sering makan manusia

Haram

sering makan manusia

18. Bunglon haram

ada larangan

halal

Tiada larangan

halal

Tiada larangan

halal

Tiada larangan

19. Burung air halal

tidak bercakar

halal

tidak bercakar

halal

tidak bercakar

halal

tidak bercakar

20. Burung hantu haram

bercakar

halal haram

bercakar

haram

bercakar

21. Burung unta haram

memakan bangkai

Halal

Tiada larangan

haram

memakan bangkai

haram

memakan bangkai

22. Cacing halal

tiada larangan

Halal

Tiada larangan

Haram

menjijikkan

Haram

menjijikkan

23. Capung halal

dekat dengan belalang

halal

dekat dengan belalang

halal

dekat dengan belalang

halal

dekat dengan belalang

24. Cecak haram

diperintahkan untuk dibunuh

Halal haram

diperintahkan untuk dibunuh

haram

diperintahkan untuk dibunuh

25. Cumi-cumi haram Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

26. Domba halal

hadits shahih

halal

hadits shahih

halal

hadits shahih

halal

hadits shahih

27. Elang haram

bercakar

halal haram

bercakar

haram

bercakar

28. Gagak abgho haram

memakan bangkai

Halal

Tiada larangan

haram

memakan bangkai

haram

memakan bangkai

29. Gagak ghudaf haram

memakan bangkai

Halal

Tiada larangan

haram

memakan bangkai

haram

memakan bangkai

30. Gajah haram

bertaring

halal haram

bertaring

haram

bertaring

31. Golira haram

bertaring

makruh haram

bertaring

haram

bertaring

32. Harimau haram

bertaring

halal haram

bertaring

haram

bertaring

33. Hiu halal

hewan laut

Halal

Hewan laut

halal

hewan laut

halal

hewan laut

34. Hud-hud haram

dilarang dibunuh

halal

Tiada larangan

halal halal
35. Ikan halal

hadits shahih

halal

hadits shahih

halal

hadits shahih

halal

hadits shahih

36. Ikan duyung halal

hewan laut

makruh halal

hewan laut

halal

hewan laut

37. Ikan mengapung haram halal

hewan laut

halal

hewan laut

halal

hewan laut

38. Itik halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

39. Jangkrik halal

dekat dengan belalang

halal

dekat dengan belalang

halal

dekat dengan belalang

40. Jerapah halal

tidak ada larangan

halal

Tiada larangan

halal

Tiada larangan

halal

Tiada larangan

41. Kadal haram

dilarang

haram

dilarang

halal

Tiada larangan

halal

Tiada larangan

42. Kakak tua makruh halal

Tiada larangan

haram halal

Tiada larangan

43. Kalajengking haram

berbahaya bagi tubuh

haram

berbahaya bagi tubuh

haram

berbahaya bagi tubuh

haram

berbahaya bagi tubuh

44. Kambing halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

45. Kancil halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

46. Kanguru halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

47. Katak halal

tiada larangan

halal

tidak ada larangan

Haram

Binatang dua alam

Haram

Binatang dua alam

48. Kecebong halal

tiada larangan

halal

tidak ada larangan

Haram

Anak katak

Haram

Anak katak

49. Kecoa haram

berbahaya/tidak dapat disembelih

haram

berbahaya/tidak dapat disembelih

haram

berbahaya/tidak dapat disembelih

haram

berbahaya/tidak dapat disembelih

50. Keledai jinak haram

hadits shahih

Makruh tanzih haram

hadits shahih

haram

hadits shahih

51. Keledai liar Halal

hadits shahih

Halal

hadits shahih

Halal

hadits shahih

Halal

hadits shahih

52. Kelelawar makruh

kurang thoyyib

Makruh tanzih

kurang thoyyib

Haram

menjijikkan

Haram

menjijikkan

53. Kelinci halal

  1. Ahmad, Nasa’i, Ibnu Majah
halal

  1. Ahmad, Nasa’i, Ibnu Majah
halal

  1. Ahmad, Nasa’i, Ibnu Majah
halal

  1. Ahmad, Nasa’i, Ibnu Majah
54. Keong haram

dilarang

Halal

Hewan air satu alam

Halal

Hewan air satu alam

Halal

Hewan air satu alam

55. Kepiting haram

dilarang

Halal

Hewan laut satu alam

Halal

Hewan laut satu alam

Halal

Hewan laut satu alam

56. Kera haram

bertaring

Makruh

bertaring

haram

bertaring

haram

bertaring

57. Kerang haram Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

58. Kerbau halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

59. Kijang halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

60. Kucing haram

bertaring

Makruh

Bertaring

haram

bertaring

haram

bertaring

61. Kuda haram

dilarang

Halal

Hadits Bukhori-Muslim

Halal

Hadits Muttafaqun ‘alaihi

Halal

Hadits Muttafaqun ‘alaihi

62. Kuda laut haram Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

63. Kuda nil halal

tiada larangan

halal

tiada larangan

halal

tiada larangan

halal

tiada larangan

64. Kunang-kunang halal

boleh

halal

tiada larangan

haram

berbahaya/tidak dapat disembelih

haram

berbahaya/tidak dapat disembelih

65. Kupu-kupu haram

menjijikan

halal

tiada larangan

haram

menjijikan

haram

menjijikan

66. Kura-kura darat haram halal

tiada larangan

67. Kutu haram

berbahaya/tidak dapat disembelih

haram

berbahaya/tidak dapat disembelih

haram

berbahaya/tidak dapat disembelih

haram

berbahaya/tidak dapat disembelih

68. Lalat haram

berbahaya dan menjijikan

Halal

Bila tidak berbahaya

haram

berbahaya dan menjijikan

haram

berbahaya dan menjijikan

69. Landak haram Makruh

Kurang thoyyib

halal

Atsar Ibnu Umar

haram
70. Laron Haram

identik dengan semut

halal

tiada larangan

Haram

identik dengan semut

Haram

identik dengan semut

71. Lebah haram

berbahaya

halal

tiada larangan

haram

berbahaya

haram

berbahaya

72. Lintah haram

berbahaya

haram

berbahaya

haram

berbahaya

haram

berbahaya

73. Lipan haram

berbahaya

haram

berbahaya

haram

berbahaya

haram

berbahaya

74. Lumba-lumba halal

hewan laut

halal

hewan laut

halal

hewan laut

halal

hewan laut

75. Macan haram

bertaring

halal haram

bertaring

haram

bertaring

76. Marmut halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

77. Menjangan halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

78. Merak makruh

kurang thoyyib

halal

tidak ada larangan

haram halal

tidak ada larangan

79. Merpati halal

tidak bercakar

halal

tidak bercakar

halal

tidak bercakar

halal

tidak bercakar

80. Monyet haram

bertaring

Makruh tanzih

bertaring

haram

bertaring

haram

bertaring

81. Musang haram

bertaring

Makruh tanzih

bertaring

haram

bertaring

haram

bertaring

82. Nyamuk haram

menjijikan

haram

menjijikan

haram

menjijikan

haram

menjijikan

83. Orang utan haram

bertaring

Makruh

bertaring

haram

bertaring

haram

bertaring

84. Penyu laut haram Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

85. Rajawali haram

bercakar

halal haram

bercakar

haram

bercakar

86. Rayap halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

haram

menjijikan

haram

menjijikan

87. Rubah haram

dilarang

haram

dilarang

Halal

Bukan buas

haram
88. Rusa halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

89. Sapi halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

halal

Qs.al-maaidah:1

90. Semut Haram

tidak dapat disembelih

halal Haram

tidak dapat disembelih

Haram

tidak dapat disembelih

91. Simpanse haram

bertaring

Makruh

bertaring

haram

bertaring

haram

bertaring

92. Singa haram

bertaring

halal haram

bertaring

haram

bertaring

93. Siput haram Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

94. Srigala haram

bertaring

halal haram

bertaring

haram

bertaring

95. Tikus haram

menjijikan

halal

tidak ada larangan

haram

menjijikan

haram

menjijikan

96. Tiram haram Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

97. Tokek haram

menjijikan

halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

halal

tidak ada larangan

98. Tupai haram haram Halal

Tidak bertaring

Halal

Tidak bertaring

99. Udang haram Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

100. Ular haram

bertaring

halal haram

bertaring

haram

bertaring

101. Ular laut haram Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

Halal

Hewan laut

102. Ulat haram

membahayakan

haram

membahayakan

haram

membahayakan

haram

membahayakan

103. Unta halal

Qs.al-hajj:36-37

halal

Qs.al-hajj:36-37

halal

Qs.al-hajj:36-37

halal

Qs.al-hajj:36-37

104. Zebra halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

halal

hewan buruan

Semoga Bermanfaat. Sumber: http://madanipress.blogspot.com/2008/09/halal-haram-binatanghewan-menurut-4.html

Berpacu Dalam Melodi

berpacu-dalam-melodi-2Pada masa saya kecil dulu di Padang, channel televisi yang bisa diterima hanyalah TVRI. Meskipun begitu, dahulunya channel televisi milik negara ini banyak menyajikan acara-acara yang berkualitas dan selalu ditunggu oleh penonton setianya, termasuk saya. Tidak seperti zaman sekarang, dimana siaran yang disajikan isinya kebanyakan sampah dan tidak layak tonton. Tentu saja masih ada satu atau dua acara yang masih bagus, tapi sangat langka dan biasanya ditayangkan pada jam-jam sisa.

Salah satu acara favorit saya dulu di TVRI adalah acara kuis. Ada dua acara kuis yang masih terkenang sampai dengan sekarang, yaitu kuis siapa dia yang dibawakan oleh almarhum Aom Kusman dan kuis berpacu dalam melodi yang dibawakan oleh Koes Hendratmo. Kedua kuis ini selalu dinantikan acaranya oleh keluarga setiap minggunya. Lama tak terdengar, salah satu acara kuis tersebut yaitu kuis “berpacu dalam melodi” ditayangkan kembali oleh TVRI pada tahun 2013 yang lalu.

Konsep acara dan tata panggungnya sama persis, membuat penonton yang menyaksikan acara tersebut dibawa mengenang kembali pada masa kejayaan acara tersebut. Bahkan pembawa acara dan band pengiringnyapun masih menggunakan Koes Hendratmo dan Ireng Maulana All Stars. Saya sempat beberapa kali menonton acara tersebut di TVRI yang ditayangkan setiap malam minggu. Tapi acara tersebut kadang tayang, kadang tidak. Mungkin kurang biaya atau sponsor, dikarenakan konsepnya masih mengusung konsep yang lama. Begitu juga dengan soal2 yang dinyanyikan dalam kuis tersebut, lebih banyak menggunakan lagu lawas, sehingga kurang menarik bagi penonton jaman sekarang apalagi anak muda yang notabennya menjadi salah satu target audience dari acara kuis ini.

Baca lebih lanjut

Pindah Rumah dan Tujuh Belasan

Alhamdulillah sejak tanggal 2 juli 2014 yang lalu, saya menempati rumah yang berhasil di embat dengan cara nyicil alias ngutang 🙂 . Rumah tersebut terletak tidak terlalu jauh dari kantor tempat bekerja. Kira-kira sekitar 7 km ketika dihitung menggunakan speedometer yang ada dimotor. Dengan waktu tempuh kurang lebih 15-20 menit. Lumayan lancar jalanan dari rumah ke kantor, karena ada jalan pintas melewati jalanan perumahan elit, jadi bebas lampu merah. Kalau pulang, kena lampu merah sekali saja.

Lokasi rumah yang saya dapatkan itu cukup nyaman dan lumayan asri. Apalagi rumah ini terletak persis di sebelah taman komplek yang ditumbuhi beberapa pohon mangga yang menjulang tinggi. Mungkin karena letaknya yang bersebelahan dengan taman komplek ini ditambah halaman depan rumah yang terdapat space kosong, jadilah teras rumah tersebut dipinjam untuk acara perayaan lomba 17an. Lumayan lah. Hitung2 partisipasi sekaligus sosialisasi untuk kenalan dengan tetangga baru. Berikut penampakan acara 17an yg diselenggarakan secara sederhana namun meriah :

Baca lebih lanjut

Kumpulan Doa sehari-hari dalam Hadist dan Al-Quran

Telah banyak buku do’a yang tersebar di tengah masyarakat Islam. Ada yang berpedoman dengan ajaran Al-Qur’an, Sunnah,  atau lainnya. Kadang masyarakat awam tidak dapat membedakan antara do’a yang sejalan dengan ajaran Nabi dan mana yang tidak. Sedangkan do’a yang tidak berdasarkan ajaran Nabi, ada yang berbau syirik, menyesatkan dan terkadang dapat menghapus aqidah Islam secara total.

Kebetulan nemu e-book yang berisikan kumpulan doa yang terdapat dalam hadist dan al-quran. Barangkali ada yang membutuhkan juga, sila untuk mengikuti tautan berikut ini. Semoga bermanfaat.

Sholat di Masjid Sultan Singapura

Salah satu mesjid jika berkunjung ke Singapura. Sewaktu bisnis trip kemaren Alhamdulillah sempat kesini, tapi tidak ada dokumentasinya. Nah berikut ini tulisan dari pak Rinaldi Munir yang telah mengabadikan perjalanannya kesana 😀

Catatanku

Ketika jalan-jalan ke Singapura pada akhir Juni yang lalu (menjelang bulan puasa), saya dan teman-teman menyempatkan diri mengunjungi masjid terbesar di negeri singa tersebut untuk sholat jamak Dhuhur dan Ashar. Namanya Masjid Sultan, letaknya di daerah Kampung Gelam.

Siang itu cuaca di Singapura sangat panas. Setelah keliling-keliling city tour, kami makan siang di restoran minang yang terkenal di Singapura, yaitu Restoran Hj. Maimunah, letaknya di Kampung Gelam juga. Hj. Maimunah ini dulunya adalah pendatang dari Indonesia, saya tidak tahu persis apakah dia orang Minang atu bukan. Kini restorannya dikelola oleh anaknya. Menurut pendapat saya setelah makan di sana, rasa masakannya biasa-biasa saja dan tidak persis rasa masakan minang, sudah tercampur dengan rasa masakan melayu, he..he.

Restoran Hj. Maimunah di Kampung Glam Restoran Hj. Maimunah di Kampung Glam

Selesai makan siang kami berjalan kaki ke Masjid Sultan untuk menunaikan sholat. Letak masjid tidak jauh dari restoran tadi, kira-kira dua ratus meter saja. Dari kejauhan sudah terlihat…

Lihat pos aslinya 447 kata lagi

Privasi di Ponsel Pintar

Mungkin sebagian dari kita banyak yang tidak sadar dengan metode yang diterapkan oleh ponsel pintar untuk mengcollect data penggunanya pada masa sekarang ini. Rata2 pada saat pertama kali menghidupkan ponsel yang kita beli, biasanya kita akan diminta untuk menambahkan akun yang terdaftar divendor sang pembuat ponsel. Akun tersebut digunakan untuk mensinkronisasi semua data yang terjadi. Segala aktivitas yang kita lakukan di ponsel tersebut akan disimpan dalam basis data yang mereka punyai. Ya, secara tidak langsung kita bisa menyebut bahwa semua aktivitas yang kita lakukan di ponsel pintar yang kita miliki, si vendor ponsel pun akan mengetahui dan lebih hebatnya lagi merekam semua kejadian yang kita lakukan tersebut selama kita terhubung dengan internet.

Tidak percaya ? wajar saja. Saya pertama kali juga tidak mengetahui hal ini. Bagi Anda pengguna ponsel pintar dengan sistem operasi Android, Sila coba buka tautan berikut ini. Login lah dengan menggunakan akun yang sama dengan yang terdaftar di ponsel pintar Anda.

Sudah mencoba ? Apa yang bisa dilihat dari sana ?. Ya, Jikalau anda mengaktifkan sensor lokasi (GPS) pada ponsel pintar Anda, maka si empunya android alias mbah google, telah merekam semua tempat yang kita kunjungi didalam database mereka. Bahkan mereka pun mengetahui kemana saja kita selama sebulan bahkan setahun belakangan ini yang notabennya kita sendiri mungkin lupa detil perjalanan kita selama itu.

google-map-history

Ngeri sekali bukan ? Memang kalau dilihat dari segi privasi, sepertinya sudah tidak ada lagi tempat yang kita kunjungi yang tidak tercatat. Kecuali anda mematikan ponsel Anda selama menuju ketempat tersebut sampai Anda kembali lagi. Atau cara yang sederhana, matikan fasilitas yang tidak diperlukan jika tidak digunakan. Seperti menonaktifkan sensor lokasi jika tidak menggunakan applikasi yang membutuhkan sensor tersebut. Atau cara yang paling ekstrem adalah kembali lagi menggunakan feature phone yang hanya mempunyai fungsi untuk telpon dan sms saja. Semua terserah Anda 😀

Musim Kadang Kadang?

Dulu sewaktu masih berada disekolah dasar, salah satu pelajaran yang masih ingat sampai dengan sekarang adalah pelajaran IPA mengenai musim di Indonesia. Masih terngiang sampai dengan sekarang perkataan para guru bahwasanya Indonesia itu memiliki 2 musim: panas dan musim hujan.

Dahulunya masing-masing musim tersebut memiliki karakteristik yang jelas dan gampang untuk diprediksi. Saking jelasnya, pasti kalian masih ingat bahwasanya dulu kita diajarkan oleh para guru musim hujan itu datangnya pada bulan dengan akhiran ber, seperti september oktober november dan desember.

Tapi itu dulu. Kalau sekarang? Entahlah. Tidak jelas kapan musim penghujan dan kapan musim panas. Seringnya saya merasakan seminggu hujan, sebulan panas. Atau sebaliknya. Kalau dahulu pada musim penghujan, daerah yang langganan banjir sudah mempersiapkan diri. Maka sekarang ini mereka harus mempersiapkan diri kapan pun. Karena sewaktu2 hujan bisa berlangsung sangat deras dan bisa sampai berhari2, padahal sebelumnya sangat panas.

Jadi ada berapa musim di Indonesia sekarang? Kalau saya menyebutnya ada satu. Yaitu musim kadang2. Kadang-kadang panas, kadang-kadang hujan :p