Nginx error connect to php5-fpm.sock failed (13: Permission denied) di Ubuntu Server 14.04

Barusan melakukan update regular di ubuntu server 14.04 kantor melalui repositori yang ada di apt. Update yang tersedia cukup banyak. Salah duanya adalah update nginx dan php5-fpm. Selesai update dilakukan, ternyata perubahannya cukup major, karena diminta untuk melakukan restart. Beres restart, semua service berjalan normal seperti sedia kala sesuia yang terlihat dimonitoring monit service manager. Coba-coba buka website yang sudah dideploy diserver, ternyata oh ternyata Nginx menampilkan pesan error 502. Alamak kenapa pula ini 😦

Akhirnya saya coba lihat di log errornya si nginx yang terletak di /var/run/nginx/error.log. Disana tertulis pesan :

connect() to unix:/var/run/php5-fpm.sock failed (13: Permission denied)

Waduh kenapa pula itu ? padahal sebelumnya tidak ada masalah permission sama sekali. Berbekal error tersebut, coba searching di google, kali aja ada yang mengalami hal serupa. Hasilnya ketemu solusi disini. Cukup simple ternyata. Untuk menanggulangi masalah permision tersebut cukup dengan mengubah permission pada file php5-fpm.sock dengan chmod 666 dengan cara berikut

sudo chmod 666 /var/run/php5-fpm.sock

Setelah itu restart service php5-fpm dan nginx. Walaa, semua pun berjalan normal kembali. Semoga Membantu !

Iklan

Install Linux, Nginx, MySQL, PHP (LEMP) di Ubuntu 14.04

Kebetulan di kantor kedatangan server baru tipe tower yang rencananya diperuntukkan untuk aplikasi internal sekaligus sebagai file server. Iseng lihat-lihat diweb, ternyata ubuntu 14.04 lts sudah release. Pas banget sekalian buat nyoba. Proses instalasinya gak ribetlah. Tinggal di next – next aja, beres dah. Saya install yang ubuntu server kosongan saja, tanpa aplikasi bawaan satupun. Selesai install, langsung ganti repo local biar kenceng. Seperti biasa, pilihan jatung ke reponya wedus. Standar yang saya lakukan setelah clean install :

sudo apt-get update
sudo apt-get install build-essentials
sudo apt-get upgrade

Berikutnya, proses instalasi web server. Pilihan kali ini jatuh kepada Nginx feat php dan mysql. Soalnya baca2 di beberapa artikel, web server nginx performanya lumayan cepat dibandingkan apache, jadinya pengen nyoba 🙂 . Kita mulai dari Nginxnya dulu. Tinggal install dari repo :

Baca lebih lanjut

Mengatasi Firefox yang selalu crash pada Windows 8 di Laptop Dell Vostro 3450

Setiap kali membuka aplikasi browser mozilla firefox versi apapun di laptop saya dell vostro 3450 dengan sistem operasi windows 8.1 selalu saja mengalami crash. Dan parahnya lagi, crash tersebut terjadi langsung pada menit pertama setelah aplikasi terbuka. Sudah berbagai cara dicoba. Dari hapus cache, install ulang aplikasi, upgrade ke versi terbaru, sampai ke menghapus registry yang tersimpan. Tak satupun yang berhasil. Walaupun sebenarnya ada pilihan browser lain yang bisa dan selalu saya gunakan. Tetapi browser ini tetap saya perlukan. Salah satu kegunaannya tentu saja untuk mengecek kompatibilitas website yang sedang dibangun dibeberapa browser (maklum, masih jadi kuli 😀 ).

Setelah berpetualang dari forum ke forum untuk mencari solusi, dan mencoba hampir semua cara yang disarankan. Akhirnya ketemu juga permasalahannya. Ternyata yang menjadi biang kerok adalah display driver. Seperti kebanyakan laptop keluaran terbaru yang menggunakan switchable graphics. Laptop dell vostro 3450 inipun ditenagai oleh Intel HD Graphics 3000 dan AMD Radeon HD 7650M. Entah si windus 8 nya yang belum sempurna untuk menjembatani sistem switchable graphics ini, atau driver yang dikeluarkan produsennya yang masih ngaco.

Baca lebih lanjut

Mencicipi Winamp Versi Terakhir

WinampJudul diatas tidak ada yang salah. Setelah 15 tahun berkibar, winamp mengumumkan akan layanan mereka pada tanggal 20 desember 2013 nanti. Versi terakhir yang saya jumpai pada saat mengunjui website winamp sendiri yaitu versi 5.66. Sedih memang mendengar berita ini diumumkan. Padahal jika kita mengingat masa lalu, hampir setiap orang yang mempunyai PC dengan sistem operasi windows, kemungkinan besar akan menggunakan winamp sebagai pemutar musik mp3nya.

Website dan semua layanan web Winamp sendiri akan ditutup pada tanggal 20 dan semua aplikasi yang ada tidak akan lagi tersedia untuk di-unduh. Satu hal yang selalu menjadi kenangan buat saya pribadi adalah ketika melakukan instalasi winamp itu sendiri. Setelah proses instalasi selesai, biasanya aplikasi winamp akan jalan untuk pertama kalinya dan langsung memutarkan sebuah mp3 yang menajdi ciri khasnya dengan lirik “Winamp, it really whips the llama’s ass.”

Baca lebih lanjut

Cara Install Opera di Ubuntu 13.04

Opera merupakan salah satu web browser yang cukup populer. Namun sayangnya browser ini tidak disertakan dalam instalasi awal pada sistem operasi ubuntu dan turunannya. Pun juga begitu dengan repositorynya sendiri, paket opera tidak dapat kita temukan. Untuk yang tetap ingin menggunakan browser opera pada sistem operasi ubuntu yang telah diinstall, berikut langkah yang dapat dilakukan:

nb: cara berikut ini telah saya cobakan di sistem operasi ubuntu yang terbaru 13.04. cara ini juga dapat digunakan diversi dibawahnya 12.10, 12.04 dan lain sebagainya. dan tidak tertutup kemungkinan juga bisa digunakan untuk sistem operasi turunan ubuntu, seperti linux mints.

Baca lebih lanjut

Install Ubuntu 12.04 di Komputer Lawas

Barusan nyoba install ubuntu dikompie kesayangan ane yang sudah lama tergeletak. Lumayan buat dijadikan tempat testing beberapa aplikasi yang sedang didevelop.  Setelah selesai donwload file iso ubuntu 12.04, seperti biasa daripada burn ke cd atau dvd, ane lebih milih untuk porting file instalasi menggunakan usb flashdisk.

Beberapa kali mencoba untuk install, selalu gagal pada saat file instalasi telah selesai. Padahal dicoba live session tidak ada masalah dengan dukungan hardware komputer ane yang menggunakan prosesor AMD Athlon 2600+, 512 MB DDR1 PC3200, 40 GB 7200 ATA HD Seagate, dan Kartu grafis Nvidia FX 5200.

Baca lebih lanjut

Integrasi CodeIgniter dan phpBB

Long time no posting. Kali ini masih seputar codeigniter. Ide awalnya ingin menambahkan fitur forum di Portal Ripiu. Karena tidak ingin pusing dan ribet kalau harus dibangun dari awal, jatuhlah pilihan untuk menggunakan open source.

Pilihan pertama jatuh kepada SMF (simple machine forum). Alasannya karena tertarik dengan namanya (simple gitu loh :d ) . Setelah dibaca – baca instruksi, dan dengan modal nekat dicoba melakukan integrasi. Kendala pertama yang dihadapi, so pasti masalah account. Keinginannya adalah account yang sudah terdaftar di ripiu agar tidak perlu lagi mendaftar di forum nantinya. Dengan bantuan om google ditemukanlah SMF API. Tapi sayang sekali, API yang begitu bagus, tidak disertakan dengan dokumentasi cara pemakaiaanya dan tidak ada sedikit contoh pun yang disertakan. Walhasil, gatot alias gagal total. Cari – cari di forum codeigniter pun, ternyata memang belum ada yang buat SMF library untuk codeigniter. Ya sudahlah!

Baca lebih lanjut

Base URL Codeigniter

Beberapa bulan terakhir ini, lagi asyik – asyik nya buat ngutak – ngatik framework Codeigniter. Selain dikarenakan oleh tuntutan pekerjaan, framework ini ternyata sangat simple dan enak untuk dipelajari, bahkan bagi yang belum terbiasa menggunakan framework sekalipun.

Satu hal yang menjadi kewajiban ketika kita hendak menggunakan framework ini, adalah dengan menyesuaikan setingan standar terhadap lingkungan server yang kita gunakan. Meskipun hal tersebut sebenarnya bukanlah sebuah masalah, namun agak sedikit merepotkan, terutama bagi saya yang harus mengubah setingan tersebut ketika si aplikasi akan dipindah tempatkan ke live server.

Dalam setingan config file tersebut, ternyata ada beberapa setingan yang bisa dibuat otomatisasi, sehingga kita tidak perlu lagi mengubahnya ketika berpindah server. Salah satunya adalah settingan base_url. Hal ini saya dapatkan dari milis codeigniter indonesia (Thanks to mas Jogi atas ilmunya).

Jika biasanya kita harus mengganti base_url tersebut setiap kali lingkungan servernya berubah. Maka kali ini tidak perlu. Cukup dengan mengganti script pada baris config[‘base_url’] dengan perintah berikut :

[php]
$config[‘base_url’] = ((isset($_SERVER[‘HTTPS’]) && $_SERVER[‘HTTPS’] == "on" ) ? "https" : "http" );
$config[‘base_url’] .= "://".$_SERVER[‘HTTP_HOST’];
$config[‘base_url’] .= str_replace(basename($_SERVER[‘SCRIPT_NAME’]),"",$_SERVER[‘SCRIPT_NAME’]);
[/php]

Semoga Bermanfaat !

Transparansi image png Codeigniter

Mudah-mudahan tidak banyak yang mengalami kejengkelan yang serupa dengan masalah ini . Bagi yang pernah mengalami pasti sudah mengetahui maksud judul tulisan diatas. 😀

Ya, benar sekali, jika saudara – saudari sekalian menggunakan class image_lib yang disertakan oleh framework codeigniter, akan besar kemungkinan untuk mendapati bahwa jika kita melakukan resizing (perubahan ukuran) terhadap file gambar dengan extensi png, file yang diresize akan berubah transparan nya menjadi warna hitam (tidak transparan lagi). Setelah mencoba menelurusi permasalahan tersebut dengan bantuan mbah google, didapati bahwa permasalahan tersebut lebih besar dikarenakan oleh library dari php nya sendiri, bukan dari codeigniternya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, terdapat sebuah cara yang cukup simple agar kita tetap dapat menikmati transparansi dari file png setelah dilakukan resizing. Berikut langkah yang dapat diikuti :

  • Cari file Image_lib.php yang terdapat dalam folder system/libraries.
  • Untuk lebih amannya backup file tersebut terlebih dahulu sebelum diutak atik.
  • Cari baris perintah berikut (dalam CI versi 1.7.2 berada di baris 515) :
    [php]$dst_img = $create($this->width, $this->height);[/php]
  • Tambahkan code dibawah ini setelah baris perintah diatas :
    [php] $transparent_index = imagecolortransparent($src_img);
    imagepalettecopy($src_img, $dst_img);
    imagefill($dst_img, 0, 0, $transparent_index);
    imagecolortransparent($dst_img, $transparent_index);
    imagetruecolortopalette($dst_img, true, 256); [/php]

  • Simpan file tersebut, dan lakukan pengetesan resizing terhadap file png.

Semoga Bermanfaat.

Ubuntu Wireless dan Toucpad HP Mini 210

Barusan nyoba install ubuntu 10.04 di HP mini 210. Sempat bingung juga, karena baru pertama kalinya install OS menggunakan USB Flash Disk. Setelah googling sebentar, ketemu cara yang paling sesuai. Cukup dengan download program untuk membuat loadernya dan punya file iso ubuntunya (Kebetulan juga file iso ubuntu yang barusan di dowload belum sempat di burn ke CD) jadi deh installer versi Flash disk nya.

Beres instalasi, dan menikmati tampilan baru ubuntu, muncul masalah baru.
– Wirelessnya tidak terdeteksi.
– Touchpad klik kanannya tidak jalan.
Ternyata dua masalah tersebut sudah menjadi masalah umum, alias semua yang mencoba mengalami hal yang serupa dengan HP Mini 210 nya.

Untuk masalah wireless, hal tersebut dikarenakan HP Mini menggunakan chipset broadcom, untuk solusinya :
– Gunakan koneksi kabel terlebih dahulu.
– Ketikkan perintah berikut di terminal

sudo apt-get update
sudo apt-get install bcmwl-kernel-source

Sedangkan untuk masalah touchpadnya tinggal ketik perintah berikut di terminal :

sudo su
echo options psmouse proto=exps > /etc/modprobe.d/psmouse.modprobe
reboot

Semoga Membantu !