Beranda » Review » Sampah Struk

Sampah Struk

IMG_20141019_103801766_HDRSetiap kali saya mengunjungi gerai ATM, selalu saja terlihat pemandangan yang kurang mengenakan ini. Struk bekas transaksi perbankan bertebaran dilantai. Dan yang paling mengesalkan lagi, dibuang begitu saja disekitar tempat sampah yang jelas2 tidak penuh isinya. Memang susah kalau sudah menjadi kebiasaan. Dua hal ini yang masih menjadi momok dalam masyarakat Indonesia, yaitu sampah dan antri 😦 .

Parahnya lagi dari sampah struk atm ini, setelah saya lihat beberapa struk yang dibuang tersebut, yang mendominasi adalah struk bekas penarikan tunai. Padahal jelas2 di semua sistem ATM jaman sekarang, pada saat penarikan tunai, pasti akan ditanyakan “Apakah ingin mencetak struk atau tidak”. Lah kalau memang untuk dibuang, apa susahnya sih untuk memilih pilihan tidak dicetak. Kalaupun untuk melihat saldo terakhir, toh tetap ditampilkan kok walaupun milih yang tidak cetak struk. Atau tinggal pilih menu informasi saldo lagi aja (gitu aja kok repot).

Padahal lumayan berapa pohon yang digunakan untuk membuat tu kertas, terbuang begitu saja. Masih mending kalau bermanfaat untuk keperluan yang lain kan. Yuk, mari mulai dibiasakan dari diri sendiri dan saat ini. Gak susah. Cuma merubah kebiasaan latah kita aja yang biasa memilih pilihan untuk cetak struk. Tinggal digeser kebawah aja untuk memilih pilihan yang tidak cetak struk. Let’s Go Green !

Iklan

2 thoughts on “Sampah Struk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s