Pindah Rumah dan Tujuh Belasan

Alhamdulillah sejak tanggal 2 juli 2014 yang lalu, saya menempati rumah yang berhasil di embat dengan cara nyicil alias ngutang 🙂 . Rumah tersebut terletak tidak terlalu jauh dari kantor tempat bekerja. Kira-kira sekitar 7 km ketika dihitung menggunakan speedometer yang ada dimotor. Dengan waktu tempuh kurang lebih 15-20 menit. Lumayan lancar jalanan dari rumah ke kantor, karena ada jalan pintas melewati jalanan perumahan elit, jadi bebas lampu merah. Kalau pulang, kena lampu merah sekali saja.

Lokasi rumah yang saya dapatkan itu cukup nyaman dan lumayan asri. Apalagi rumah ini terletak persis di sebelah taman komplek yang ditumbuhi beberapa pohon mangga yang menjulang tinggi. Mungkin karena letaknya yang bersebelahan dengan taman komplek ini ditambah halaman depan rumah yang terdapat space kosong, jadilah teras rumah tersebut dipinjam untuk acara perayaan lomba 17an. Lumayan lah. Hitung2 partisipasi sekaligus sosialisasi untuk kenalan dengan tetangga baru. Berikut penampakan acara 17an yg diselenggarakan secara sederhana namun meriah :

Baca lebih lanjut

Iklan

Kumpulan Doa sehari-hari dalam Hadist dan Al-Quran

Telah banyak buku do’a yang tersebar di tengah masyarakat Islam. Ada yang berpedoman dengan ajaran Al-Qur’an, Sunnah,  atau lainnya. Kadang masyarakat awam tidak dapat membedakan antara do’a yang sejalan dengan ajaran Nabi dan mana yang tidak. Sedangkan do’a yang tidak berdasarkan ajaran Nabi, ada yang berbau syirik, menyesatkan dan terkadang dapat menghapus aqidah Islam secara total.

Kebetulan nemu e-book yang berisikan kumpulan doa yang terdapat dalam hadist dan al-quran. Barangkali ada yang membutuhkan juga, sila untuk mengikuti tautan berikut ini. Semoga bermanfaat.

Sholat di Masjid Sultan Singapura

Salah satu mesjid jika berkunjung ke Singapura. Sewaktu bisnis trip kemaren Alhamdulillah sempat kesini, tapi tidak ada dokumentasinya. Nah berikut ini tulisan dari pak Rinaldi Munir yang telah mengabadikan perjalanannya kesana 😀

Catatanku

Ketika jalan-jalan ke Singapura pada akhir Juni yang lalu (menjelang bulan puasa), saya dan teman-teman menyempatkan diri mengunjungi masjid terbesar di negeri singa tersebut untuk sholat jamak Dhuhur dan Ashar. Namanya Masjid Sultan, letaknya di daerah Kampung Gelam.

Siang itu cuaca di Singapura sangat panas. Setelah keliling-keliling city tour, kami makan siang di restoran minang yang terkenal di Singapura, yaitu Restoran Hj. Maimunah, letaknya di Kampung Gelam juga. Hj. Maimunah ini dulunya adalah pendatang dari Indonesia, saya tidak tahu persis apakah dia orang Minang atu bukan. Kini restorannya dikelola oleh anaknya. Menurut pendapat saya setelah makan di sana, rasa masakannya biasa-biasa saja dan tidak persis rasa masakan minang, sudah tercampur dengan rasa masakan melayu, he..he.

Restoran Hj. Maimunah di Kampung Glam Restoran Hj. Maimunah di Kampung Glam

Selesai makan siang kami berjalan kaki ke Masjid Sultan untuk menunaikan sholat. Letak masjid tidak jauh dari restoran tadi, kira-kira dua ratus meter saja. Dari kejauhan sudah terlihat…

Lihat pos aslinya 447 kata lagi

Privasi di Ponsel Pintar

Mungkin sebagian dari kita banyak yang tidak sadar dengan metode yang diterapkan oleh ponsel pintar untuk mengcollect data penggunanya pada masa sekarang ini. Rata2 pada saat pertama kali menghidupkan ponsel yang kita beli, biasanya kita akan diminta untuk menambahkan akun yang terdaftar divendor sang pembuat ponsel. Akun tersebut digunakan untuk mensinkronisasi semua data yang terjadi. Segala aktivitas yang kita lakukan di ponsel tersebut akan disimpan dalam basis data yang mereka punyai. Ya, secara tidak langsung kita bisa menyebut bahwa semua aktivitas yang kita lakukan di ponsel pintar yang kita miliki, si vendor ponsel pun akan mengetahui dan lebih hebatnya lagi merekam semua kejadian yang kita lakukan tersebut selama kita terhubung dengan internet.

Tidak percaya ? wajar saja. Saya pertama kali juga tidak mengetahui hal ini. Bagi Anda pengguna ponsel pintar dengan sistem operasi Android, Sila coba buka tautan berikut ini. Login lah dengan menggunakan akun yang sama dengan yang terdaftar di ponsel pintar Anda.

Sudah mencoba ? Apa yang bisa dilihat dari sana ?. Ya, Jikalau anda mengaktifkan sensor lokasi (GPS) pada ponsel pintar Anda, maka si empunya android alias mbah google, telah merekam semua tempat yang kita kunjungi didalam database mereka. Bahkan mereka pun mengetahui kemana saja kita selama sebulan bahkan setahun belakangan ini yang notabennya kita sendiri mungkin lupa detil perjalanan kita selama itu.

google-map-history

Ngeri sekali bukan ? Memang kalau dilihat dari segi privasi, sepertinya sudah tidak ada lagi tempat yang kita kunjungi yang tidak tercatat. Kecuali anda mematikan ponsel Anda selama menuju ketempat tersebut sampai Anda kembali lagi. Atau cara yang sederhana, matikan fasilitas yang tidak diperlukan jika tidak digunakan. Seperti menonaktifkan sensor lokasi jika tidak menggunakan applikasi yang membutuhkan sensor tersebut. Atau cara yang paling ekstrem adalah kembali lagi menggunakan feature phone yang hanya mempunyai fungsi untuk telpon dan sms saja. Semua terserah Anda 😀

Musim Kadang Kadang?

Dulu sewaktu masih berada disekolah dasar, salah satu pelajaran yang masih ingat sampai dengan sekarang adalah pelajaran IPA mengenai musim di Indonesia. Masih terngiang sampai dengan sekarang perkataan para guru bahwasanya Indonesia itu memiliki 2 musim: panas dan musim hujan.

Dahulunya masing-masing musim tersebut memiliki karakteristik yang jelas dan gampang untuk diprediksi. Saking jelasnya, pasti kalian masih ingat bahwasanya dulu kita diajarkan oleh para guru musim hujan itu datangnya pada bulan dengan akhiran ber, seperti september oktober november dan desember.

Tapi itu dulu. Kalau sekarang? Entahlah. Tidak jelas kapan musim penghujan dan kapan musim panas. Seringnya saya merasakan seminggu hujan, sebulan panas. Atau sebaliknya. Kalau dahulu pada musim penghujan, daerah yang langganan banjir sudah mempersiapkan diri. Maka sekarang ini mereka harus mempersiapkan diri kapan pun. Karena sewaktu2 hujan bisa berlangsung sangat deras dan bisa sampai berhari2, padahal sebelumnya sangat panas.

Jadi ada berapa musim di Indonesia sekarang? Kalau saya menyebutnya ada satu. Yaitu musim kadang2. Kadang-kadang panas, kadang-kadang hujan :p

Kurang Teliti

Kurang Teliti : Hal inilah yang selalu menghantui hidup saya, apalagi ketika ingin memulai berwirausaha. Bagaimana tidak, pernah sewaktu saya ingin mencoba untuk mencari pekerjaan sampingan dengan berjualan pulsa, sifat ini sering muncul. Bahkan yang bikin saya heran ketika mengingatnya lagi adalah, sifat ini muncul pada pelanggan pertama saya. Ya, Kalian tidak salah baca, dipelanggan pertama saya sebagai penjual pulsa, saya malah mengalami kekurang telitian. No yang saya inputkan terbalik satu digit dibelakang. Mana yang isi pulsa nominalnya besar pula (Alamak ..). Baru berjualan pertama kali saja sudah langsung rugi besar :))

Meskipun begitu, saya tidak langsung menyerah. Namanya bisnis selalu ada untung dan ruginya (meskipun lebih banyak ruginya sih 😛 ). Hal ini menjadi pelajaran yang berharga buat saya. Pernah juga sebelumnya sewaktu berjualan voucher game online. Karena kurang teliti dan selalu berprasangka baik kepada orang lain, ternya saya kena penipuan. Ya, semua ada hikmahnya. Pelajaran yang saya ambil selalu berusaha yang terbaik dan mulailah untuk belajar teliti. Untuk hasilnya kita serahkan semuanya kepada yang Maha menentukan. Tapi dengan syarat yang tadi loh ya, harus berusaha yang terbaik dahulu baru setelah itu kita menggantungkan nasib dengan doa.

Servis Motor itu

Sabtu kemaren, saya bermaksud untuk melakukan servis rutin buat si merah. Terakhir kali diservis sekitar 4-5 bulan yang lalu, selain itu karena ditinggal seminggu lebih pada saat mudik lebaran kemarin, mesin jadi kerasa agak sedikit rewel dan agak susah untuk dinyalakan. Sehabis olahraga pagi, langsung saja saya menuju tempat servis motor dekat kosan lama. Kenapa pilih disana ? Karena tempatnya masih baru dan nyaman, terakhir servis juga disana. Sekalian ngumpulin poinnya, lumayan ada promo 5x servis gratis 1x 😀

Sengaja datang agak pagian, karena pengalaman sebelumnya ketika weekend antriannya panjang sekali yang mau servis. Sesampainya ditempat tujuan, ternyata montir sudah terisi semua tapi tidak ada motor yang antri. Di tempat pendaftaran servis tidak ada yang jaga, semua montir juga sedang sibuk menservis motor yang ada. Saya mencoba memanggil untuk memberikan tanda kepada sang montir bahwa saya ingin melakukan servis. Lama ditunggu tidak ada respon. Kali ini saya mencoba memanggil resepsionis yang berada diruangan kecil didalam bengkel. Setelah dia datang ke meja pendaftaran, malah melayani konsumen yang lain. Saya coba menunggu, namun setelah menunggu saya kembali dicuekin ($$#$^%^).

Baca lebih lanjut