Nginx error connect to php5-fpm.sock failed (13: Permission denied) di Ubuntu Server 14.04

Barusan melakukan update regular di ubuntu server 14.04 kantor melalui repositori yang ada di apt. Update yang tersedia cukup banyak. Salah duanya adalah update nginx dan php5-fpm. Selesai update dilakukan, ternyata perubahannya cukup major, karena diminta untuk melakukan restart. Beres restart, semua service berjalan normal seperti sedia kala sesuia yang terlihat dimonitoring monit service manager. Coba-coba buka website yang sudah dideploy diserver, ternyata oh ternyata Nginx menampilkan pesan error 502. Alamak kenapa pula ini 😦

Akhirnya saya coba lihat di log errornya si nginx yang terletak di /var/run/nginx/error.log. Disana tertulis pesan :

connect() to unix:/var/run/php5-fpm.sock failed (13: Permission denied)

Waduh kenapa pula itu ? padahal sebelumnya tidak ada masalah permission sama sekali. Berbekal error tersebut, coba searching di google, kali aja ada yang mengalami hal serupa. Hasilnya ketemu solusi disini. Cukup simple ternyata. Untuk menanggulangi masalah permision tersebut cukup dengan mengubah permission pada file php5-fpm.sock dengan chmod 666 dengan cara berikut

sudo chmod 666 /var/run/php5-fpm.sock

Setelah itu restart service php5-fpm dan nginx. Walaa, semua pun berjalan normal kembali. Semoga Membantu !

Unboxing Motorola Moto G Dual Sim 8GB (XT1033), Pre-Order Lazada

box-moto-gSekitar seminggu yang lalu, secara tidak sengaja saya melihat ada promosi pre order motorola Moto G di situs lazada. Dulunya pada awal tahun hp ini memang jadi incaran saya. Spek yang mumpuni dengan harga yang terjangkau plus dengan nama besar google sebagai pengusungnya membuat siapapun menjadi tergiur. Lama tidak kedengaran juntrungannya, kapan hp ini bakal launching di Indonesia membuat awalnya saya tidak tertarik lagi ketika melihat promo ini muncul. Namun setelah membaca lebih detail promo yang ditawarkan, keterlambatan ini membawa beberapa berkah. Salah satunya adalah OS yang terinstall di moto G yang masuk ke indonesia sudah menggunakan Android kitkat 4.4.2.

Selain itu ada juga program cicilan yang membuat tertarik ditambah ada diskon menarik untuk sesi pre order ini. Sebelumnya baca dibeberapa media, moto g resmi yang masuk di Indonesia hanya akan dijual secara online. Jadi kalau ditemukan ada yang jual secara retail, kemungkinan tidak akan dapat garansi resmi. Selain itu, kebetulan juga Andromax ULE yang telah menjadi teman setia selama ini mulai berulah. Telepon yang masuk susah sekali untuk mendengar percakapan yang terjadi dan terpaksa harus menggunakan headset. Mana headset bawaannya pendek sekali umurnya. Baru beberapa bulan pemakaian saja sudah rusak. Maka tanpa pikir panjang langsung saja saya lakukan pre order yang 8 GB di Lazada.

Sengaja saya pilih yang 8 Gb, karena yang 16 GB baru akan mulai dikirimkan oleh pihak lazadanya sekitar tanggal 20-an. Males nunggu lama-lama. Lagian saya bukan tipe orang yang suka banyak install aplikasi. Semenjak pertama kali menggunakan smartphone samsung gio sampai terakhir si andromax, Sdcard saya yang 8 GB tidak pernah penuh. Lagian si Moto G ini juga memberikan gratis google drive 50 GB selama 2 tahun. Cukuplah kalo mau simpan2 foto taro di awan saja. Gampang kalau mau akses kapanpun dan dimanapun. Baca lebih lanjut

Install Linux, Nginx, MySQL, PHP (LEMP) di Ubuntu 14.04

Kebetulan di kantor kedatangan server baru tipe tower yang rencananya diperuntukkan untuk aplikasi internal sekaligus sebagai file server. Iseng lihat-lihat diweb, ternyata ubuntu 14.04 lts sudah release. Pas banget sekalian buat nyoba. Proses instalasinya gak ribetlah. Tinggal di next – next aja, beres dah. Saya install yang ubuntu server kosongan saja, tanpa aplikasi bawaan satupun. Selesai install, langsung ganti repo local biar kenceng. Seperti biasa, pilihan jatung ke reponya wedus. Standar yang saya lakukan setelah clean install :

sudo apt-get update
sudo apt-get install build-essentials
sudo apt-get upgrade

Berikutnya, proses instalasi web server. Pilihan kali ini jatuh kepada Nginx feat php dan mysql. Soalnya baca2 di beberapa artikel, web server nginx performanya lumayan cepat dibandingkan apache, jadinya pengen nyoba 🙂 . Kita mulai dari Nginxnya dulu. Tinggal install dari repo :

Baca lebih lanjut