Mengembalikan Registry Editor & Task Manager yang terkunci Virus

Belakangan ini virus-virus komputer semakin merajalela saja. Tidak hanya virus dari luar, virus lokal pun semakin menunjukkan tajinya di kancah pervirusan dunia. Ada beberapa karakteristik komputer yang terjangkit oleh virus yang bikin kita kesal. Diantaranya adalah task manager, dan registry editor kita menjadi tidak bisa dibuka. Meskipun virus sudah kita singkirkan jauh-jauh dari komputer kita, tapi kadangkala task manager nya masih tetap saja terkunci alias tidak dapat diakses.

Banyak cara sebenarnya untuk mengembalikan kedua fungsi diatas seperti sedia kala. Salah satunya adalah dengan cara berikut :

  • Buka sebuah program text editor, misalnya notepad.
  • Tambahkan kode berikut ini
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem]
“DisableTaskMgr”=dword:00000000
[HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem]
“DisableRegistryTools”=dword:00000000
  • simpan file dengan extensi .reg
  • jalankan file yang telah disimpan, pilih yes jika muncul dialog konfirmasi.

Selain cara diatas, bisa juga dengan menggunakan software khusus yang dapat mengembalikan registry windows kita seperti keadaan semula. Salah satu program yang ada dan gratis, dapat di peroleh melalui link berikut : http://www.taskmanagerfix.com
Disana anda bisa memperoleh program-program untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh virus – virus nakal.
Semoga Bermanfaat.

Iklan

Membangun sebuah toko online berbasis open source

Tak dapat kita pungkiri lagi bahwa saat ini internet sudah menjadi bagian dari sebagian kehidupan masyarakat kita. Meskipun indonesia masih dikategorikan kedalam negara berkembang, jumlah pengguna Internet di negeri ini tidak dapat dibilang kecil. Tengok saja dari tulisannya om romi tentang online personal branding yang mengatakan bahwa ” Jumlah pengguna Internet di Indonesia, menurut data terakhir dari Internet World Stats, mencapai 25 juta orang. Rangking Indonesia untuk jumlah pengguna Internet setara dengan Spanyol, dan jauh meninggalkan negara tetangga kita seperti Philipina, Malaysia dan Vietnam. Dukungan total dari 25 juta pengguna Internet, lebih dari cukup sebagai syarat minimal untuk maju menjadi calon RI-1. Sesuai dengan UU Pemilu yang mensyaratkan bahwa calon presiden harus mendapat dukungan minimal 25% suara nasional (sekitar 23.9 juta) “.

Nah, dengan dasar tersebut dapat dilihat betapa dahsyat dan besarnya pengguna makhluk yang bernama internet tersebut. Dari hanya sekedar bersendau gurau, saling berkenalan, mencari ilmu bahkan sampai berbelanja pun dapat kita lakukan melalui internet. Untuk hal yang terakhir inilah (berbelanja) yang saat ini sedang gencar di lirik oleh para pengusaha, baik skala kecil, menengah dan besar sekalipun. Bagaimana tidak, dengan modal yang relatif lebih sedikit (karena tidak memerlukan tempat untuk berjualan) dari pada cara berdagang konvensional, seseorang dapat menawarkan produknya sampai ke pengguna yang berada di belahan benua yang berbeda sekalipun. Sedangkan untuk para pebisnis yang telah jalan, juga dapat menambahkan fitur online store ini untuk lebih mengembangkan market yang ada.

Baca lebih lanjut